Teru Teru Bouzu, Si Penangkal Hujan

Ditulis oleh: Administrator, 27-04-2018

Boneka Teru Teru Bouzu pasti tidaklah asing lagi bagi kalian yang menyukai budaya Jepang. Boneka ini adalah boneka yang dipercaya dapat mendatangkan cuaca cerah dan mengusir hujan. Boneka ini adalah boneka tradisional Jepang yang terbuat dari kertas atau kain putih dan digantung di tepi jendela.

Dalam bahasa Jepang, teru adalah kata kerja yang berarti "bersinar" atau "cerah", dan bōzu dapat berarti bhiksu, atau dalam bahasa pergaulan masa kini dapat berarti "kepala botak”. Biasanya anak kecil di Jepang membuat ini dan menggantungnya dipinggir jendela sehari sebelum mereka pergi piknik dengan harapan hujan tidak turun saat mereka pergi bertamasya. Namun, dibalik sejarahnya, boneka ini memiliki cerita yang sedikit tragis mengenai asal mulanya.

Lengenda mengenai asal mula boneka ini mengatakan bahwa dahulu kala, hujan lebat terus menerus melanda diiringi suara petir. Lalu ada suara dari langit yang mengatakan bahwa jika tidak ada gadis yang muncul keluar, maka seluruh kota akan tenggelam. Demi keselamatan seluruh warga kota, seorang gadis dikorbankan dan dikirim untuk keluar rumah membawa sebuah sapu sebagai simbol bahwa ia akan menyapu hujan di langit.

Untuk mengenang gadis pemberani yang dikenal sebagai So-Chin-Nyan atau Souseijou itu, gadis-gadis lain pun membuat sosok dirinya dari potongan kertas lalu menggantung boneka kertas itu di luar untuk menghalau hujan. Kini Souseijou lebih dikenal sebagai Teru Teru Bozu.

Anak kecil yang menggantung boneka ini biasanya menyanyikan lagu Teru Teru Bozu, dengan lirik sebagai berikut:

“Teru Teru Bozu, jadikan hari esok menjadi cerah, seperti langit dalam mimpi di suatu waktu, jika esok cerah aku akan memberimu lonceng emas.
Teru Teru Bozu, jadikan hari esok menjadi cerah, jika kau mengabulkan keinginanku, kita akan minum anggur beras manis yang banyak.
Teru Teru Bozu, jadikan hari esok menjadi cerah, tapi jika awan menangis, aku akan memotong kepalamu.”

Ada yang mengatakan bahwa lirik yang sedikit mengerikan itu ditujukan untuk seorang pendeta yang menjanjikan akan mendatangkan cuaca cerah kepada tuan tanah. Namun ternyata hujan tetap turun dan akhirnya kepala pendeta tersebut dipenggal. Sejarah tragis boneka dan lirik lagu penangkal hujan yang agak mengerikan ini memanglah menjadi misteri, tetapi kepercayaan bahwa Teru Teru Bozu dapat menagkal hujan ini telah ada secara turun menurun.

Jika tertarik untuk mendaftar sekolah bahasa di Jepang, MIS dapat membantu segala prosedurnya. Silakan hubungi melalui website https://mislanguageschool.com atau datang langsung ke MIS.