Ratu Himiko

Ditulis oleh: Administrator, 16-04-2018

Halo minna-san, ada yang sudah menonton film terbaru Tomb Raider atau mungkin sudah main gamenya? Mungkin ada yang penasaran apa hubungannya Tomb Raider dengan artikel kali ini. Jadi, Tomb Raider yang bercerita tentang petualangan Lara Croft ini sempat berfokus pada petualangan Lara di sebuah pulau kecil di bagian timur Jepang (entah sebenarnya pulau ini ada atau tidak di peta) yang mencari tahu tentang sejarah ratu Himiko dari Yamatai-koku. Berikut beberapa info menarik seputar Himiko.

 

Siapakah Himiko?

              Ratu Himiko adalah seorang ratu cenayangdari kerajaan Yamatai-koku di Wa (Jepang kuno). Menurut catatan sejarah dinasti Cina dan beberapa sumber lain, Himiko dipilih oleh bangsa di zaman Yayoi (220-265) sebagai seorang penguasa setelah peperangan beberapa dekade antara raja-raja Wa. Sejarah awal Jepang tidak pernah menyebut Himiko, tetapi para sejarawan mengasosiakan Himiko dengan beberapa tokoh legenda seperti Permaisuri Jingu, yang merupakan seorang pemimpin di tahun 200-269, era yang sama dengan Himiko. Himiko pertama kali tercatat dalam catatan sejarah dinasti Cina sekitar abad ke-3 dan merupakan orang Jepang pertama yang memiliki nama dan tercatat dalam sejarah (sebelum Himiko tidak ada nama orang Jepang yang tercatat dalam sejarah).

 

Alasan Himiko ditunjuk sebagai penguasa

Himiko berkuasa pada abad ke-3, jauh sebelum Jepang menjadi satu kesatuan politik yang sering kita sebut sebagai negara Jepang. Dulu, kepulauan Jepang terdiri dari banyak "negara" atau klan yang menguasai beberapa daerah. Abad ke-3 dikenal sebagai era transisi antara zaman Yayoi (300BC-300AD) dengan zaman Kofun (250-538 AD). Untuk menjadi penguasa di zaman ini seseorang harus memiliki kemampuan untuk berbicara mewakili dewa. Seperti bangsa tradisional jaman dulu, otoritas agama selalu dikaitkan dengan otoritas spiritual. Himiko sangat disanjung-sanjung sebagai orang yang mampu mengusir dan memusnahkan roh jahat, sekaligus berbicara mewakili dewa atau roh suci lainnya. Hal ini membuat Himiko dipilih sebagai penguasa.

 

Era Kepemimpinan Himiko

              Yamatai-koku sebelumnya dipimpin oleh seorang pria. Selama 17-18 tahun beberapa saat setelah itu, terjadi kekacauan dan peperangan di Wa. Tapi kemudian rakyat menyetujui untuk memilih seorang wanita sebagai pemimpinnya. Dialah Himiko. Himiko dikenal sebagai seorang ahli sihir dan cenayang, yang kekuatannya saat itu sangat disegani, sekaligus ditakuti.

              Walaupun sudah dewasa, Himiko tidak pernah menikah. Setelah Himiko menjadi penguasa, hanya sedikit orang yang pernah melihatnya, karena ia tinggal di sebuah istana yang dikelilingi oleh menara dan benteng, yang dijaga ketat oleh pasukan bersenjata. Himiko juga mempunyai 1000 wanita sebagai dayangnya, dan hanya satu orang pria sebagai orang kepercayaannya. Dialah yang selalu menyiapkan hidangan makanan dan minuman Himiko, sekaligus sebagai perantara dalam berkomunikasi. Orang ini disebut sebagai "adik", yang membantunya berkuasa selama 50-60 tahun ke depan.

              Sebagai penguasa, Himiko tidak hanya berdiam diri di istananya. Demi persatuan kerajaan Yamatai, Himiko melakukan kunjungan diplomasi ke China sebanyak 4x dalam masa kekuasaannya. Sebagai bentuk pengakuan atas Himiko, Dinasti Wei yang berkuasa saat itu memberinya gelar "Queen of Wa Friendly to Wei", bersama dengan sebuah segel emas dan lebih dari 100 cermin perunggu.

 

Akhir Era Kepemimpinan Himiko

              Pada tahun 248, Ratu Himiko meninggal. Untuk menghormatinya, dibangunlah sebuah makam yang sangat besar dan tinggi, yang disebut "kofun". Berbentuk seperti lubang kunci, diameternya mencapai 100 meter. Bahkan 100 orang pengikut Himiko juga "mengikutinya ke dalam liang kubur".

              Pada tahun 2009, sekelompok arkeologis Jepang mengklaim bahwa mereka telah menemukan makam Himiko sebagai Hashihaka Kofun di Kota Sakurai dekat Nara. Berdasarkan perhitungan radio karbon dari artifak yang ditemukan, Hashihaka Kofun diperkirakan berasal dari tahun 240 dan 260 SM. Dengan kata lain, cocok dengan perkiraan tahun kematian Himiko. 

Jika tertarik untuk mendaftar sekolah bahasa di Jepang, MIS dapat membantu segala prosedurnya. Silakan hubungi melalui website https://mislanguageschool.com atau datang langsung ke MIS.